Open top menu
Thursday, 8 May 2014

Dewasa ini banyak sekali perdebatan antara pakar ataupun pengamat pendidikan mengenai kurikulum terbaru yaitu kurikulum 2013. Beberapa kalangan menyebutkan bahwa kurikulum 2013 ini merupakan solusi terbaru dalam proses pembangunan dalam bidang pendidikan di Indonesia, namun beberapa juga menyanggah statement tersebut. Mereka menganggap pergantian kurikulum ini merupakan sebuah kebijakan yang masih perlu dipertimbangkan lagi dalam proses pelaksanaannya. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai aspek yang perlu dikaji ulang dan kelemahan-kelemahan yang signifikan yang tedapat dalam pelaksanaan kurikulum ini. Tentunya, dalam mendukung terselenggaranya kurikulum terbaru ini, pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan harus mempertimbangkan hal tersebut.


Berikut adalah kelebihan dan kekurangan kurikulum 2013.
a.    Kelebihan kurikulum 2013
•    Dalam kurikulum ini, proses kegiatan belajar mengajar lebih mengedepankan proses pembangunan karakter dari para siswa.

•    Siswa dituntut untuk selalu berpikir kreatif serta inovatif dalam setiap kegiatan di sekolah. Namun hal ini tidak terbatas pada kegiatan di sekolah saja, melainkan kegiatan di masyarakat.


b.    Kekurangan kurikulum 2013
•    Tenaga pengajar/guru di Indonesia belum memiliki kesetaran dalam hal kapasitas sebagai   pengajar. Namun pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan menganggap guru-guru maupun pelajar/siswa berada dalam same capacity di kurikulum 2013.

•    Terdapat ketidak seimbangan antara proses dan hasil dari pembelajaran di dalam kurikulum terbaru ini. Hal ini terjadi karena Ujian Nasional (UN) masih diselenggarakan.

•    Terdapat pengintegrasian yang kurang tepat antara mata pelajara Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk sekolah dasar.


Reference:
http://edukasi.kompas.com
Kategori Artikel

0 comments